Laman

Jumat, 28 Oktober 2016

Bakteri Pada Saluran Pencernaan Pengaruhi Risiko Autisme Anak

Bakteri pada saluran pencernaan pengaruhi risiko autisme anak,- Tahukah anda bahwa bakteri pada saluran pencernaan bisa berpengaruh terhadap autisme pada anak? Hasil yang cukup mengejutkan diperoleh dari sebuah penelitian dengan total empat puluh anak-anak sebagai sampelnya.

Penelitian tersebut menemukan adanya sebuah hubungan dari bakteri pada saluran pencernaan si kecil dengan resiko autis. Beberapa peneliti menganalisis kotoran dari dua puluh anak dengan autisme dan dua puluh anak normal tanpa kelainan.

Pada feses yang di keluarkan oleh anak autis, bakteri yang ditemukan kurang beragam atau dengan kata lain lebih sedikit jenisnya dibandingkan dengan mereka yang normal dan tidak memiliki kelainan. Ketika jenis bakteri pada saluran pencernaan ini lebih sedikit, mereka cenderung lebih rawan terhadap serangan bakteri jahat yang merugikan mereka.

Lebih jauh lagi, penelitian tersebut juga menemukan kalau anak autis ternyata memiliki jumlah tiga bakteri penting pada saluran pencernaan lebih sedikit dibandingkan dengan anak dari grup normal. Dengan adanya hasil seperti ini, setidaknya dunia medis bisa berusaha mencari pencegahannya agar kasus autisme dapat ditangani dengan baik dan jumlahnya dapat di tekan.

Riset sebelumnya memang menunjukkan bahwa bakteri pada saluran pencernaan itu memiliki berbagai macam fungsi untuk membantu mengontrol kesehatan tubuh. Fungsi tersebut antara lain fungsi pencernaan, mengontrol berat badan, mengatur respon imunitas, maupun produksi neurotransmitter yang mempengaruhi kerja otak dan sikap pada anak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar